Kini aku seorang diri dalam mengharungi dan hembusan nafas aku kini hanyalah kesendirianku.
Tidak ada apa-apa yang istimewa lagi di dalam kehidupan aku. Hanyalah tuhan mengerti betapa aku cintai dirinya. Apakan daya kenangan yang begitu indah kini hanyalah tinggal kenangan yang mendalam hingga aku sendiri tidak dapat melupakannya. Kini hanya gambar-gambar kenangan yang menemani aku sepanjang perjalanan hidupku.Pemergiaan tetap pergi namun kehidupan aku tetap diteruskan untuk mencari ketenangan. Walaupun sejauh mana aku pergi namun di dalam hati tetap terbayangkan dirinya disana. Apa khabarnya? Apa yang sedang dia buat? Apa dia sudah ada pendamping di hatinya? Semua persoalan menjadi tanda tanya pada diriku. Sungguh aku mencintai dirimu. Maafkan aku jika aku punya salah yang membuatkan dirimu membencikan aku dan pergi menjauhkan diriku. Maafkan aku sekali lagi. Tidak ada yang terbaik selain daripada dirimu sayang. Sungguh aku sangat mencintai dirimu. Janganlah kau lupakan aku disini. Kerana setiap detik kita bersama dulu kita sering ketawa dan menangis bersama-sama. Semuanya ditempuhi bersama-sama. Kini kita tidak lagi seperti dulu. Walaupun sekadar kawan. Tetapi tidak lagi semesra seperti dulu. Apa kata cinta hanyalah misteri di hatimu. Hanyalah tuhan mengerti betapa aku cintakan dirimu. Maafkan aku sayang. Pemergiaan aku...
Aku benar-benar mencintai dirimu...
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
0 comments:
Post a Comment